Bengkulu - Untuk mengatasi kebutuhan air bersih bagi masyarakat ditiga kabupaten, yakni Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah dan Kota Bengkulu, Pemerintah provinsi (Pemprov) Bengkulu segera membangun sistem pengelolaan air minum (SPAM) berkapasitas 400 liter/detik dengan nilai investasi Rp 747 miliar.
"Jika tidak ada aral melintang, pada bulan Oktober pembangunan SPAM tersebut sudah dimulai. Sekarang sedang dalam proses tender untuk menentukan pemenang kontraktor yang akan mengerjakan proyek ratusan miliar ini," kata Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, di Bengkulu, Selasa (23/9).
Ia mengatakan, fasilitas yang akan dibangun tersebut, memiliki kapasitas produksi sekitar 400 liter/detik dan dapat melayani kebutuhan air bersih bagi warga Bengkulu Utara, Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah.
Dengan demikian, pada musim kemarau warga ditiga kabupaten ini, tidak akan kesulitan air bersih lagi. Sebab, air bersih yang diproduksi SPAM melimpah ruah. Bahkan, air bersih ini, akan dipasarkan ke kapal-kapal laut yang singgah di Bengkulu. Selain itu, air bersih ini juga akan dipasarkan ke sejumlah hotel berbintang di Bengkulu.
"Kita berharap pembangunan SPAM yang berlokasi di Kabupaten Bengkulu Tengah ini dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga pada awal 2015 sudah memproduksi air bersih," ujarnya.
Untuk menjual air bersih yang diproduksi SPAM tersebut, akan diserahkan ke PDAM setempat. Sebab, lembaga ini sudah mengalaman dalam memasarkan air bersih kepada masyarakat. "Jadi, kita tidak pusing-pusing lagi mencari rekanan yang akan memasarkan air bersih tersebut, karena kita sudah menunjuk PDAM ditiga kabupaten tersebut," ujarnya.
Junaidi menambahkan, air yang diproduksi SPAM juga akan dimanfaatkan untuk kebutuhan para petani di tiga kabupaten mengairah sawah dan budidaya ikan air tawar.
"Ini semua kita lakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para petani ditiga kabupaten tersebut, khususnya petani padi sawah dan peternak ikan air tawar," ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bengkulu, Anwar Yasin mengatakan, pembangunan SPAM di Bengkulu Tengah akan dilaksanakan paling lambat Okteber mendatang.
"Sekarang kita masih melaksanakan tender untuk menentukan kontraktor yang akan mengerjakan proyek bernilai ratusan miliar tersebut. Kita targetkan akhir September ini sudah ada kontraktor pemenang tender proyek tersebut," ujarnya.
Ia mengatakan, jika kontraktor pemenang sudah ada, maka kita segera menerbitkan kontrak kerja untuk memulai pembangunan SPAM tersebut.